PUSKESMAS AFIRMASI WATUNGGONG DIRESMIKAN, RUMAH SAKIT PRATAMA MULAI DIBANGUN

ManggaraitimurMC,- Peresmian Puskesmas Afirmasi Watunggong ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, Kamis (10/06). Pada hari yang sama juga dilaksanakan acara Peletakan batu pertama sebagai tanda mulai dilaksanakannya pembangunan Rumah Sakit Pratama Watunggong, Kabupaten Manggarai Timur.

Kegiatan ini diawali dengan upacara adat yang bertujuan agar pembangunan peletakan batu pertama pembangunan puskesmas pratama yang terletak di Kecamatan Congkar ini berjalan lancar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, dr. Surip Tintin, selaku ketua panitia, menyampaikan, Puskesmas Watunggong merupakan salah satu program pemerintah yang direalisasikan pada tahun anggaran 2020. Pengerjaan puskesmas afirmasi senilai lebih dari 9 miliar ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Penyediaan sarana dan prasarana kesehatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah tehadap masyarakat.” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Heremias Dupa yang juga hadir pada kesempatan ini meyampaikan, pembangunan Rumah Sakit Pratama dan Puskesmas Afirmasi ini merupakan upaya pembukaan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Berbicara tentang 29 Puskesmas yang ada di Manggarai Timur, sudah mengarah ke mutu, tetapi berbicara tentang dua rumah sakit, hal ini soal akses yaitu murah, mudah, cepat dan aktif,” tambahnya.

Bupati Andreas dalam sambutannya, menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur terus berupaya meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan. Salah satu langkah penting yg dilakukan pemerintah adalah dengan menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai.

Rumah sakit ini dibangun sebagai wujud komitmen dan tanggungjawab pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan dalam bidang kesehatan. Tujuan pembangunan Rumah Sakit, agar masyarakat bisa mengakses pelayanan dengan mudah.

“Fisik puskesmas afirmasi sudah sangat bagus, artinya pelayanan kepada masyarakat juga harus baik dan ramah,” ungkapnya. Ditambahkan Bupati Andreas, petugas kesehatan harus mampu memberi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat sehingga membantu mempercepat proses kesembuhan pasien.

Pembiayaan dalam pembangunan Rumah Sakit Pratama Watunggong, bersumber dari DAK regular tahun 2021 dengan jangka waktu pengerjaan selama tujuh bulan. Diharapkan tahun 2022 rumah sakit ini sudah mulai beroperasi.

Paket pengerjaan Rumah Sakit Pratama Watunggong menghabiskan anggaran 45 milyar. Dari nilai ini, bangunan fisik dianggarkan sebesar 30 milyar dan 15 milyar untuk pengadaan alat kesehatan.

Turut hadir dalam rangkaian acara ini, Anggota DPRD Dapil IV Kabupaten Manggarai Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Ruteng Kapolres Manggarai Timur, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, tokoh masyarakat dan tokoh agama wilayah ini. (Kominfo KMT)

 

Print